Profil Bajaj, Produsen Otomotif dari India yang Jadi Nama Transportasi Umum di Jakarta
Jum'at, 15 September 2023 - 16:37 WIB
Sukses memproduksi 100.000 skuter pada 1969, Bajaj Auto mulai memperkenalkan pengangkut barang beroda tiga di tahun berikutnya dengan merek Bajaj. Pada 1973, Bajaj diekspor ke sejumlah negara, seperti Nigeria, Bangladesh, Australia, Sudan, Bahrain, Hong Kong, dan Yaman.
Baca Juga: Perusahaan Sri Lanka Bikin Bajaj Listrik Panel Surya Futuristis
Bajaj Auto lalu merambah ke Jakarta melalui kerja sama dengan PT Tunas Bekasi Motor Company pada 1974. Kerja sama tersebut dilakukan dalam hal pengetahuan teknis pembuatan skuter dan kendaraan roda tiga di Indonesia.
Pada 1975, dimulailah sejarah Bajaj sebagai salah satu angkutan umum resmi di Jakarta. Saat itu sudah ada angkutan jenis I-III, yaitu kereta api, bus kota, serta taksi. Bajaj termasuk dalam kendaraan umum jenis IV yang melengkapi kendaraan lainnya.
Hingga sekarang, perusahaan Bajaj yang dipimpin oleh Rahul Bajaj masih terus beroperasi dan menghadirkan produk-produk andalannya. Salah satu inovasinya adalah kendaraan roda tiga listrik. Bajaj Auto pernah menempati peringkat 96 dalam daftar 100 Perusahaan Paling Inovatif Dunia 2014 oleh Forbes .
Baca Juga: Perusahaan Sri Lanka Bikin Bajaj Listrik Panel Surya Futuristis
Bajaj Auto lalu merambah ke Jakarta melalui kerja sama dengan PT Tunas Bekasi Motor Company pada 1974. Kerja sama tersebut dilakukan dalam hal pengetahuan teknis pembuatan skuter dan kendaraan roda tiga di Indonesia.
Pada 1975, dimulailah sejarah Bajaj sebagai salah satu angkutan umum resmi di Jakarta. Saat itu sudah ada angkutan jenis I-III, yaitu kereta api, bus kota, serta taksi. Bajaj termasuk dalam kendaraan umum jenis IV yang melengkapi kendaraan lainnya.
Hingga sekarang, perusahaan Bajaj yang dipimpin oleh Rahul Bajaj masih terus beroperasi dan menghadirkan produk-produk andalannya. Salah satu inovasinya adalah kendaraan roda tiga listrik. Bajaj Auto pernah menempati peringkat 96 dalam daftar 100 Perusahaan Paling Inovatif Dunia 2014 oleh Forbes .
(msf)
Lihat Juga :