Profil Bajaj, Produsen Otomotif dari India yang Jadi Nama Transportasi Umum di Jakarta
Jum'at, 15 September 2023 - 16:37 WIB
Bajaj menjadi salah satu transportasi umum andalan di DKI Jakarta. (Foto: Dok SINDOnews)
JAKARTA - Seiring perkembangan zaman, moda transportasi yang tersedia di DKI Jakarta kian beragam. Saat ini, masyarakat Jakarta dan daerah lainnya di sekitar Ibu Kota dapat menikmati layanan transportasi LRT, MRT, Transjakarta, KRL Commuter, serta Jaklingko. Namun, moda transportasi jadul seperti bajaj masih bisa ditemukan wara-wiri di jalan-jalan Ibu Kota.
Bajaj merupakan salah satu transportasi umum di Jakarta yang telah lama beroperasi. Bentuk kendaraan ini unik karena memiliki tiga roda, satu di bagian depan dan sisanya di bagian belakang. Bajaj bisa menampung dua sampai tiga orang penumpang. Dahulu, bajaj berwarna oranye dan deru dari mesinnya cukup berisik. Tapi setelah diremajakan, bajaj sekarang berwarna biru serta mesinnya tidak lagi bising seperti dulu karena bahan bakar yang digunakan adalah gas. Dengan gas sebagai penggerak kendaraan, bajaj menjadi transportasi yang ramah lingkungan.
Namun, tahukah Anda, bajaj sebenarnya adalah nama produsen otomotif dari India yang jadi nama transportasi umum di Jakarta? Ya, bajaj bukanlah nama transportasi umum, melainkan merek perusahaan otomotif.
Baca Juga: Aruan Marsha Suka Banget Naik Bajaj, Fandy Christian Jadi Supir Bajaj
Untuk mengetahui lebih jauh profil bajaj, dapat ditelusuri mulai dari kemunculannya di India. Bajaj Auto berdiri sebagai bagian dari Bachraj Trading Corporation Private Limited pada 1945. Perusahaan ini memulai penjualan kendaraan roda dua dan roda tiga impor dari Vespa.
Setelah mendapat lisensi dari pemerintah India, Bajaj Auto mulai memproduksi kendaraan roda dua dan roda tiga pada 1959. Nama perusahaan pun diubah menjadi Bajaj Auto Private Ltd dan di tahun selanjutnya menjadi perusahaan publik.
Bajaj merupakan salah satu transportasi umum di Jakarta yang telah lama beroperasi. Bentuk kendaraan ini unik karena memiliki tiga roda, satu di bagian depan dan sisanya di bagian belakang. Bajaj bisa menampung dua sampai tiga orang penumpang. Dahulu, bajaj berwarna oranye dan deru dari mesinnya cukup berisik. Tapi setelah diremajakan, bajaj sekarang berwarna biru serta mesinnya tidak lagi bising seperti dulu karena bahan bakar yang digunakan adalah gas. Dengan gas sebagai penggerak kendaraan, bajaj menjadi transportasi yang ramah lingkungan.
Namun, tahukah Anda, bajaj sebenarnya adalah nama produsen otomotif dari India yang jadi nama transportasi umum di Jakarta? Ya, bajaj bukanlah nama transportasi umum, melainkan merek perusahaan otomotif.
Baca Juga: Aruan Marsha Suka Banget Naik Bajaj, Fandy Christian Jadi Supir Bajaj
Untuk mengetahui lebih jauh profil bajaj, dapat ditelusuri mulai dari kemunculannya di India. Bajaj Auto berdiri sebagai bagian dari Bachraj Trading Corporation Private Limited pada 1945. Perusahaan ini memulai penjualan kendaraan roda dua dan roda tiga impor dari Vespa.
Setelah mendapat lisensi dari pemerintah India, Bajaj Auto mulai memproduksi kendaraan roda dua dan roda tiga pada 1959. Nama perusahaan pun diubah menjadi Bajaj Auto Private Ltd dan di tahun selanjutnya menjadi perusahaan publik.
Lihat Juga :