Cruise Origin, Taksi Otonom Honda dan GM Siap Beroperasi di Tokyo Pada 2026

Jum'at, 27 Oktober 2023 - 07:39 WIB
“Kami sudah menghadapi banyak sekali tantangan di Amerika, jadi cukup percaya diri untuk menggelar layanan di Jepang,” bebernya. Kyle Voght mengakui bahwa tantangan terbesar ridehailing otonom adalah soal keamanan. “Regulator terus memantau perkembangan taksi otonom ini di lapangan, memahami teknologinya dan dampaknya ke masyarakat,” katanya.

Bisa Angkut 6 Orang, Target Pebisnis hingga Turis

Layanan Cruise Origin ini merupakan kendaraan self-driving tanpa kursi pengemudi atau setir. Foto: Sindonews/Danang Arradian

Cruise Origin dirancang khusus untuk layanan ridehail tanpa pengemudi, dimana akan menjemput pelanggan dari lokasi titik jemput dan mengantar pelanggan ke tujuan yang ditentukan.

Bagaimana cara menggunakannya? Konsumen dapat memakai aplikasi khusus di smartphone untuk mengontrol serta mengelola seluruh proses, mulai memesan hingga pembayaran.

Cruise Origin menawarkan ruang kabin luas dan nyaman, yang memberikan pengalaman berkendara dengan kendaraan pribadi. Total ada 6 orang yang bisa “diangkut” dalam waktu bersamaan, duduk berhadap-hadapan.

Layanan ridehail tanpa pengemudi ini diharapkan akan memberikan pengalaman mobilitas yang inovatif dan tersedia bagi berbagai segmen pelanggan, termasuk pebisnis, keluarga, pengunjung, dan banyak lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!