Bos Otomotif Jepang dan Eropa Kompak Sebut Mobil Listrik Bukan Solusi Masa Depan

Selasa, 31 Oktober 2023 - 22:33 WIB
Salah satu fasilitas pengisian baterai mobil listrik di Jakarta. FOTO/ DOK SINDOnews
TOKYO - Di tengah tanda-tanda meningkatnya persediaan dan melambatnya penjualan, para eksekutif industri otomotif pekan lalu mengakui bahwa rencana ambisius mobil listrik kini berada dalam bahaya, setidaknya dalam waktu dekat.

BACA JUGA - Produksi Mobil Listrik, China Dominasi Impor Nikel dari Indonesia



Beberapa pemimpin di industri otomotif besar minggu ini menyatakan kekhawatiran baru mengenai pertumbuhan pasar mobil listrik dan kekhawatiran mengenai kelayakan mobil-mobil tersebut sehingga membahayakan strategi elektrifikasi bernilai miliaran dolar mereka.

Salah satu yang terkejut dengan kekhawatiran ini adalah Mary Barra dari General Motors (GM), yang sebelumnya merupakan salah satu CEO paling optimis di industri otomotif mengenai masa depan mobil listrik.

GM adalah pionir di pasar mobil listrik, menjual Chevrolet Bolt selama tujuh tahun dan membuat klaim berani tentang masa depan perusahaan mereka yang serba listrik jauh sebelum pesaing mereka ikut serta.

“Ketika kita lebih terlibat dalam transformasi ke mobil listrik, itu agak licin,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!