Aston Martin Rugi Rp3 Triliun di Semester Pertama 2020 karena Pandemik

Kamis, 06 Agustus 2020 - 20:02 WIB
Kendati demikian, Aston Martin punya sport utility vehicle (SUV) terbaru bernama DBX. Perusahaan berharap produk tersebut mampu mendongkrak penjualannya.

Sebelumnya, demi menjaga kas operasional perusahaan, Aston Martin terpaksa merumahkan 500 orang dari 2.600 pekerja, agar bisa berhemat hingga GBP10 juta atau sekitar Rp192 miliar.

Menurut aturan otoritas sekuritas dan pasar Eropa, kondisi keuangan Aston Martin cukup parah. Saat ini, saham Aston Martin bahkan turun sampai 9,3%.

Jika ditambahkan dengan penurunan sejak saham perusahaan dibuka ke publik pada 2018, saham Aston Martin sudah merosot 89%.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!