Usai Kalah dari BYD, Tesla Tarik Kembali 1,6 Juta Mobil Listrik di China
Minggu, 07 Januari 2024 - 05:46 WIB
Hal ini menandai pukulan besar lainnya bagi perusahaan AS tersebut hanya beberapa hari setelah penjualan kendaraan listrik globalnya dikalahkan oleh BYD China pada kuartal keempat.
Penarikan kembali ini dipicu oleh ditemukannya masalah pada fungsi assisted steering dan sistem penguncian pintu mobil.
China adalah komponen penting dari tata letak penjualan global Tesla, karena Tiongkok merupakan pasar konsumen yang besar sekaligus menjadi tuan rumah pabrik manufaktur utama di Shanghai.
“Mulai saat ini, sebanyak 1.610.105 kendaraan listrik Model S, Model X dan Model 3 yang diimpor serta kendaraan listrik Model 3 dan Model Y dalam negeri dengan tanggal produksi antara 26 Agustus 2014 hingga 20 Desember 2023 akan ditarik kembali,'' kata SAMR.
“Untuk kendaraan yang termasuk dalam cakupan penarikan ini, ketika fungsi kemudi bantuan otomatis diaktifkan, pengemudi dapat menyalahgunakan fungsi kemudi bantuan gabungan level dua, sehingga meningkatkan risiko tabrakan kendaraan dan menimbulkan bahaya keselamatan,” tambahnya.
Penarikan kembali ini dipicu oleh ditemukannya masalah pada fungsi assisted steering dan sistem penguncian pintu mobil.
China adalah komponen penting dari tata letak penjualan global Tesla, karena Tiongkok merupakan pasar konsumen yang besar sekaligus menjadi tuan rumah pabrik manufaktur utama di Shanghai.
“Mulai saat ini, sebanyak 1.610.105 kendaraan listrik Model S, Model X dan Model 3 yang diimpor serta kendaraan listrik Model 3 dan Model Y dalam negeri dengan tanggal produksi antara 26 Agustus 2014 hingga 20 Desember 2023 akan ditarik kembali,'' kata SAMR.
“Untuk kendaraan yang termasuk dalam cakupan penarikan ini, ketika fungsi kemudi bantuan otomatis diaktifkan, pengemudi dapat menyalahgunakan fungsi kemudi bantuan gabungan level dua, sehingga meningkatkan risiko tabrakan kendaraan dan menimbulkan bahaya keselamatan,” tambahnya.
Lihat Juga :