Pencapaian Wuling sebagai Produsen Mobil Listrik di Indonesia

Senin, 29 Januari 2024 - 15:06 WIB
“Kami ikuti (regulasi pemerintah). Kalau listrik sendiri (TKDN-nya) sekarang 40%. Kami sedang dalam tahap menuju (TKDN) 60%,” kata Dian belum lama ini

Sementara itu, mobil listrik kedua Wuling yang baru meluncur pada bulan Desember 2023 lalu, Binguo EV yang juga diproduksi di Cikarang, Jawa Barat, kini sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 47,5 persen.

Proses verifikasi TKDN dilakukan oleh PT Surveyor Indonesia. Dengan perolehan tersebut, Binguo EV berhak mendapatkan insentif PPN seperti halnya Air ev.

Dian menegaskan bahwa Binguo EV telah diverifikasi TKDN dan menorehkan hasil 47,5 persen.

"Pencapaian ini tidak hanya menegaskan komitmen Wuling dalam mendukung industri otomotif nasional, namun juga menjadikan Binguo EV sebagai salah satu kendaraan listrik yang diproduksi di Indonesia dan telah memenuhi syarat untuk mendapatkan insentif PPN," ujar Dian.

BinguoEV kini mendapatkan insentif mobil listrik dari pemerintah berupa potongan PPN sebesar 10%.

Konsumen yang membeli mobil listrik subsidi ini hanya menanggung beban PPN sebesar 1%. Tentunya harga Wuling EV akan lebih murah setelah menerima insentif tersebut.

Varian long range dengan klaim jarak tempuh 333 km yang tadinya dibanderol Rp358 juta, kini diperkirakan akan dijual di angka Rp326 jutaan OTR Jakarta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!