Di Tengah Persaingan Berdarah, Xpeng Rekrut 4.000 Karyawan dan Investasi Jutaan Dolar di AI

Selasa, 20 Februari 2024 - 09:35 WIB
Ini karena Xpeng akan agresif, berencana merilis sekitar 30 produk baru atau model facelift dalam waktu tiga tahun.

“Menghadapi situasi makroekonomi yang pesimistis, banyak mitra bisnis yang mundur dan takut untuk berinvestasi. Saya kira ini adalah peluang untuk perkembangan kita,” ujarnya seraya menggambarkan tahun 2024 sebagai tahun pertama “babak knockout” bagi merek mobil Tiongkok.

“Pada 2024, kita akan melawan tren dan memasuki siklus positif berkecepatan tinggi pada kuartal keempat atau lebih awal,” beber He Xiaopeng.

Rencana ekspansi Xpeng ini kontras dengan para kompetitornya, yang justru berlomba memangkas biaya.

Ini karena permintaan terus menurun di pasar mobil China, yang disebut terbesar terbesar di dunia itu. Bahkan, ketika banyak pabrikan yang sudah memberikan diskon (termasuk Tesla).

Nio, pabrikan mobil listrik China lainnya, mengatakan pada November 2023 bahwa pihaknya akan memangkas tenaga kerjanya sebesar 10% untuk meningkatkan efisiensi di tengah meningkatnya persaingan.

Baca Juga: Gara-gara Bersaing dengan Tesla, Kekayaan Xpeng Melorot hingga 75%
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!