Mercedes-Benz Batal Memproduksi Mobil Listrik seperti China
Minggu, 25 Februari 2024 - 21:06 WIB
Saat ini Mercedes sudah menawarkan EV di setiap segmen dengan versi sedan dan SUV model EQS dan EQE serta SUV listrik EQB.
Mercedes-Benz memperkirakan kendaraan listrik termasuk hibrida akan mewakili 50 persen total penjualan pada tahun 2030, jauh lebih rendah dari komitmen 100 persen pada tahun 2021.
Hal ini terjadi setelah penjualan mobil Mercedes-Benz menurun hingga 21 persen pada kuartal keempat tahun lalu dan kini memperlambat transisinya.
Mercedes mengalami penurunan pendapatan dari kuartal keempat di wilayah-wilayah utama, termasuk Amerika Serikat yang negatif 7,4 persen dan Jerman negatif 2,8 persen.
Meskipun pendapatan setahun penuh naik 2,1 persen menjadi USD153,2 miliar, laba operasional turun empat persen pada tahun 2023 menjadi USD19,7 miliar.
Mercedes-Benz memperkirakan kendaraan listrik termasuk hibrida akan mewakili 50 persen total penjualan pada tahun 2030, jauh lebih rendah dari komitmen 100 persen pada tahun 2021.
Hal ini terjadi setelah penjualan mobil Mercedes-Benz menurun hingga 21 persen pada kuartal keempat tahun lalu dan kini memperlambat transisinya.
Mercedes mengalami penurunan pendapatan dari kuartal keempat di wilayah-wilayah utama, termasuk Amerika Serikat yang negatif 7,4 persen dan Jerman negatif 2,8 persen.
Meskipun pendapatan setahun penuh naik 2,1 persen menjadi USD153,2 miliar, laba operasional turun empat persen pada tahun 2023 menjadi USD19,7 miliar.
Lihat Juga :