5 Alasan Mengapa Honda Harus Membawa HR-V Listrik e:N1 ke Indonesia

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:46 WIB

2. Sudah Diproduksi di Thailand

e:N1 sudah dijual di China dengan nama e:NS1 dan di Eropa adalah e:Ny1. Mobil tersebut sudah diproduksi di Thailand, artinya akan mudah bagi HPM untuk mengimpor ke pasar lokal. Ini mengingat All New CR-V Turbo, CR-V Hybrid, dan Accord Hybrid sudah diimpor CBU dari Thailand. Sebab, pabrik HPM belom bisa memproduksi baterai sendiri.

3. HR-V No 1 di Compact SUV

Pasar HR-V selama 2023 terbilang stabil dan tidak tergeser di posisi 1 segmen compact SUV. Jadi, potensi pasar HR-V listrik, dengan brand image Honda yang mewah, sangat besar.

4. Aktif Melakukan Kampanye Elektrifikasi

Saat ini HPM aktif melakukan campaign untuk mengenalkan elektrifikasi di Indonesia, salah satunya menggandeng komunitas Jakarta Good Guide (JGG) lewat rangkaian aktivitas Honda e:Technology City Tour dengan mengajak publik berkeliling kota Jakarta menggunakan produk-produk Honda e:Technology.

Baca Juga: Mobil Listrik Honda e Tak Akan Dijual di Indonesia, Kenapa?

5. Produk yang Bagus

Walaupun tidak dari awal dirancang sebagai kendaran listrik murni, tapi Honda sangat serius untuk mengubah HR-V menjadi e:N1. Salah satunya penggunaan arsitektur baru yang disebut e:N Architecture F. Nantinya, e:N1 akan berkompetisi dengan Chery Omoda E5, MG ZS EV, sertaBYDAtto3.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!