Ini Fitur Taksi Terbang Hyundai yang Berhasil Diuji Terbang di Samarinda
Rabu, 31 Juli 2024 - 06:22 WIB
Dalam uji coba, OPPAV terbang dengan kecepatan 50 kilometer per jam pada ketinggian 50 meter selama 10 menit, melakukan manuver berbentuk angka delapan, dan dikendalikan dari Ground Control Station di darat.
Bakal Diproduksi Masal di 2028
Cheolung Kim, AAM Business Development Officer Hyundai Motor Group AAM Division mengungkapkan pihaknya akan terus mengembangkan AAM hingga rencana produksi massal pada 2028.
“Pengembangan pasar AAM memerlukan lebih dari sekadar inovasi pesawat. Upaya ini menuntut kolaborasi seluruh industri penerbangan. Hyundai Motor Group dan Supernal akan terus melakukan penelitian dan pengembangan untuk mengkomersialkan AAM pada tahun 2028," kata Kim lewat keterangan resmi.
Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Prof. Mohammed Ali Berawi mengatakan bahwa kerja sama ini bagian dari peran Nusantara sebagai living lab untuk inovasi teknologi.
“Keberhasilan uji coba ini adalah bukti ketertarikan dan keseriusan perusahaan global dalam berpartisipasi mengembangkan Nusantara,” ujarnya dikutip dari laman IKN.
Bakal Diproduksi Masal di 2028
Cheolung Kim, AAM Business Development Officer Hyundai Motor Group AAM Division mengungkapkan pihaknya akan terus mengembangkan AAM hingga rencana produksi massal pada 2028.“Pengembangan pasar AAM memerlukan lebih dari sekadar inovasi pesawat. Upaya ini menuntut kolaborasi seluruh industri penerbangan. Hyundai Motor Group dan Supernal akan terus melakukan penelitian dan pengembangan untuk mengkomersialkan AAM pada tahun 2028," kata Kim lewat keterangan resmi.
Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Prof. Mohammed Ali Berawi mengatakan bahwa kerja sama ini bagian dari peran Nusantara sebagai living lab untuk inovasi teknologi.
“Keberhasilan uji coba ini adalah bukti ketertarikan dan keseriusan perusahaan global dalam berpartisipasi mengembangkan Nusantara,” ujarnya dikutip dari laman IKN.
Lihat Juga :