Mercedes Benz EQE Terbakar, Korsel Haramkan Baterai Buatan China

Kamis, 15 Agustus 2024 - 13:06 WIB
Mercedes Benz EQE Terbakar. FOTO/ KOREA TIMES
SEOUL - Kasus mobil listrik terbakar akibat baterai tengah menjadi sorotan di Korea Selatan. Negeri Ginseng ini minta baterai mobil listrik buatann China dievaluasi.

BACA JUGA - Amerika Umumkan Mobil Listrik China sebagai Ancaman Keamanan



Laporan dari Korea Times menyebutkan bahwa konsumen di Korea Selatan khawatir setelah Mercedes Benz EQE yang menggunakan baterai yang dipasok oleh produsen baterai tak dikenal asal China menjadi penyebab kebakaran pada sedan tersebut meski tidak diisi dan digunakan.

Dicap sebagai baterai yang tidak dapat diandalkan, baterai Nikel Cobalt Mangan yang diproduksi oleh Farasis Technology telah diidentifikasi sebagai penyebab utama kebakaran yang melibatkan Mercedes EQE. Isu ini juga berdampak pada kredibilitas Mercedes Benz di Korea Selatan

Permasalahan yang melibatkan Teknologi Farasis bukanlah isu yang pertama, karena pada tahun 2021 perusahaan otomotif Tiongkok BAIC telah melakukan penarikan kembali kendaraan mereka yang dilengkapi baterai NMC Farasis Technology karena berpotensi menimbulkan kebakaran.

Untuk baterai NMC, teknologi ini sebenarnya didominasi oleh perusahaan asal Korea Selatan seperti LG Energy Solution dan Samsung SDI, sedangkan sebagian besar perusahaan baterai asal China lebih mahir dalam teknologi baterai Lithium Ferrous Phosphate (LFP).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!