Banjir Kritik, Harley-Davidson Menghentikan Inisiatif Keragaman

Rabu, 21 Agustus 2024 - 08:10 WIB
Harley-Davidson telah menjadi anggota korporat dari Kamar Dagang LBGT Wisconsin dan dilaporkan telah mendanai acara bertema Kebanggaan. Perusahaan telah mendapat kritik dari banyak pengendara sepeda motor AS karena terlibat dalam berbagai inisiatif LGBTQ, dan dilaporkan kehilangan sebagian dari basis penggemarnya.

Pada bulan Juli, Starbuck mengklaim Harley-Davidson telah menjadi salah satu merek yang paling dicintai di Amerika, tetapi baru-baru ini di bawah CEO Jochen Zeitz, mereka telah menjadi sangat woke. Woke Culture adalah istilah yang menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir dan mengacu pada gerakan yang mempromosikan kesadaran sosial dan politik, terutama seputar ras, gender, dan keadilan sosial.

Sebelumnya, Tractor Supply, dan pembuat peralatan pertanian John Deere juga mundur dari kebijakan keragaman korporat setelah kampanye tekanan yang dipimpin oleh aktivis tersebut. Kritik terhadap DEI telah mempertanyakan efektivitas inisiatif yang bertujuan membuat organisasi lebih beragam dan inklusif, yang menyebabkan tekanan pada perusahaan untuk mengurangi beberapa program tertentu.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!