Kisah Pilu Startup Mobil Listrik Canoo: Mimpinya Jadi Tesla, Kenyataannya Jadi Nestapa

Senin, 23 Desember 2024 - 08:07 WIB
- Kendala Rantai Pasokan: Gangguan rantai pasokan global yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir telah mempersulit startup mobil listrik untuk mendapatkan komponen-komponen penting seperti baterai dan semikonduktor.

- Kurangnya Modal: Mengembangkan dan memproduksi mobil listrik membutuhkan modal sangat besar. Banyak startup yang kesulitan untuk mengamankan pendanaan yang cukup untuk membiayai operasional mereka.

- Masalah Manajemen: Beberapa startup mobil listrik mengalami masalah manajemen internal, seperti yang terjadi pada Canoo. Kurangnya pengalaman dan kepemimpinan yang kuat dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan perusahaan.

Data: Investasi di Startup Mobil Listrik Menurun

Kegagalan beberapa startup mobil listrik telah membuat investor menjadi lebih berhati-hati dalam menanamkan modal di sektor ini. Menurut data dari PitchBook, investasi di startup mobil listrik global turun sebesar 40% pada kuartal ketiga tahun 2024 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: BYD Seagull Libas Tesla! Mobil Listrik Rp150 Jutaan Jadi Raja di China

“Industri mobil listrik sedang mengalami konsolidasi," kata John Murphy, analis otomotif di Bank of America. "Hanya perusahaan-perusahaan yang memiliki model bisnis yang kuat dan dukungan finansial yang solid yang akan mampubertahan."
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!