Citroen C3 Aircross: SUV Nyaman Rasa Eropa, Harga Merakyat
Jum'at, 31 Januari 2025 - 10:00 WIB
Ground clearance tinggi (200 mm) cocok untuk jalanan Indonesia. Walau memang masih lebih rendah dibandingkan kompetitor seperti Toyota Rush, Honda BR-V yang 220 mm.
2. Interior Perlu Penyesuaian
Masuk ke interior, baru terasa keunikan khas Prancis-nya. Ada beberapa hal yang cukup bikin pengemudi menghela nafas. Walau memang ini selera individu. Misalnya dashboard bergaya orange deco yang mungkin tidak semua akan cocok. Lalu, trim plastik di dashboard yang kurang mewah. Jok masih fabric. Begitupun letak power window belakang yang menyebalkan.
Untungnya, wireless charging, AC digital, serta ambient lighting jadi penawar. Teknologi yang dibenamkan juga lumayan modern. Misalnya, SINDONews suka sekali dengan head unit sentuh 10,2 incinya yang memanjang. Mudah terhubung secara nirkabel dengan Android Auto dan Apple CarPlay. Sederhana dan tidak banyak gimmick, tapi berguna.
3. Suspensi Empuk, Handling Jempolan
Citroen C3 Aircross menurut SINDONews adalah SUV yang sangat nyaman dikendarai. Ada beberapa alasannya. Pertama, suspensi mobil ini jagoan. Empuk sekali. Menggunakan suspensi depan MacPherson Strut dan Torsion Beam di belakang, SUV ini melibas polisi tidur atau lubang dijalan dengan pede. Julukan “Flying Carpet Ride” walau sedikit lebay, bahkan masih bisa diterima SINDONews.
Kedua, mobil ini stabil diajak ngebut. Di kecepatan tinggi, walau mobil juga terasa tinggi, tapi sangat stabil untuk selap selip dan tidak limbung. Ini faktor yang membuat SINDONews suka sekali mengendarai Citroen C3 Aircross. Mobilnya lincah, terasa ringkas, mudah dikendarai, dan jadi sangat percaya diri untuk mengendarainya.
Keempat, kabinnya juga lumayan hening untuk kelas low SUV. Citroen menyebut ini sebagai Cocoon Effect atau efek kempompong.
Dari pemakaian kombinasi rute kombinasi, SINDONews mendapatkan konsumsi BBM sekitar 12-14 km per liter.
Beberapa fitur penjuang lainnya, yakni dual airbags, ABS, EBD, ESP, Hill Start Assist, serta Electronic Parking Brake (EPB). EPB ini juga membuat mobil terasa mewah dan berkelas dibandingkan handbrake model tarik.
5. Perasaan yang Campur Aduk
Awalnya, posisi mengemudi Citroen C3 Aircross membuat SINDONews sedikit kagok. Sebab, jarak dashboard dan kaca depan terasa pendek sekali. Sehingga pengemudi terasa sedikit “klaustrophobic” atau sempit.
Tapi disisi lain, mobil sebenarnya cukup panjang dan tinggi. Ini adalah low SUV dengan 7 penumpang. Dimensinya panjang 4.323 mm, lebar 1.796 mm, tinggi 1.650 mm, wheelbase 2.675 mm. Sedangkan Toyota Rush panjang 4.435 mm x lebar 1.695 mm x dan tinggi 1.705 mm. Karena itu, perasaan awal mengendarai mobil ini agak campur aduk. Sempit, tapi lebar dan panjang?
6. 7 Penumpang, dengan Sentuhan Kursi Belakang yang Unik
Kapasitas Citroen C3 Aircross memang 7 penumpang. Artinya, menargetkan keluarga muda. Tapi, harus diingat bahwa bangku baris ketiga hanya ditujukan untuk anak-anak. Sehingga sempit untuk orang dewasa.
Hanya saja, ada sedikit gimmick. Yakni, kursi baris ketiga yang dapat dilepas pasang: (dapat difungsikan sebagai bagasi atau kursi penumpang).
2. Interior Perlu Penyesuaian
Masuk ke interior, baru terasa keunikan khas Prancis-nya. Ada beberapa hal yang cukup bikin pengemudi menghela nafas. Walau memang ini selera individu. Misalnya dashboard bergaya orange deco yang mungkin tidak semua akan cocok. Lalu, trim plastik di dashboard yang kurang mewah. Jok masih fabric. Begitupun letak power window belakang yang menyebalkan. Untungnya, wireless charging, AC digital, serta ambient lighting jadi penawar. Teknologi yang dibenamkan juga lumayan modern. Misalnya, SINDONews suka sekali dengan head unit sentuh 10,2 incinya yang memanjang. Mudah terhubung secara nirkabel dengan Android Auto dan Apple CarPlay. Sederhana dan tidak banyak gimmick, tapi berguna.
3. Suspensi Empuk, Handling Jempolan
Citroen C3 Aircross menurut SINDONews adalah SUV yang sangat nyaman dikendarai. Ada beberapa alasannya. Pertama, suspensi mobil ini jagoan. Empuk sekali. Menggunakan suspensi depan MacPherson Strut dan Torsion Beam di belakang, SUV ini melibas polisi tidur atau lubang dijalan dengan pede. Julukan “Flying Carpet Ride” walau sedikit lebay, bahkan masih bisa diterima SINDONews. Kedua, mobil ini stabil diajak ngebut. Di kecepatan tinggi, walau mobil juga terasa tinggi, tapi sangat stabil untuk selap selip dan tidak limbung. Ini faktor yang membuat SINDONews suka sekali mengendarai Citroen C3 Aircross. Mobilnya lincah, terasa ringkas, mudah dikendarai, dan jadi sangat percaya diri untuk mengendarainya.
Keempat, kabinnya juga lumayan hening untuk kelas low SUV. Citroen menyebut ini sebagai Cocoon Effect atau efek kempompong.
4. Mesin Turbo 1.200 cc
Mesin 1.2L PureTech Turbo, 3 silinder segaris membuat Citroen C3 Aircross unik dibandingkan kompetitornya. Tenaga dan performanya cukup oke. Bisa mencapai 110 HP di 5.500 rpm dengan torsi 205 Nm di 1.750 rpm. Jadi, tidak perlu sering-sering bejek gas dalam-dalam, mobil sudah melesat.Dari pemakaian kombinasi rute kombinasi, SINDONews mendapatkan konsumsi BBM sekitar 12-14 km per liter.
Beberapa fitur penjuang lainnya, yakni dual airbags, ABS, EBD, ESP, Hill Start Assist, serta Electronic Parking Brake (EPB). EPB ini juga membuat mobil terasa mewah dan berkelas dibandingkan handbrake model tarik.
5. Perasaan yang Campur Aduk
Awalnya, posisi mengemudi Citroen C3 Aircross membuat SINDONews sedikit kagok. Sebab, jarak dashboard dan kaca depan terasa pendek sekali. Sehingga pengemudi terasa sedikit “klaustrophobic” atau sempit. Tapi disisi lain, mobil sebenarnya cukup panjang dan tinggi. Ini adalah low SUV dengan 7 penumpang. Dimensinya panjang 4.323 mm, lebar 1.796 mm, tinggi 1.650 mm, wheelbase 2.675 mm. Sedangkan Toyota Rush panjang 4.435 mm x lebar 1.695 mm x dan tinggi 1.705 mm. Karena itu, perasaan awal mengendarai mobil ini agak campur aduk. Sempit, tapi lebar dan panjang?
6. 7 Penumpang, dengan Sentuhan Kursi Belakang yang Unik
Kapasitas Citroen C3 Aircross memang 7 penumpang. Artinya, menargetkan keluarga muda. Tapi, harus diingat bahwa bangku baris ketiga hanya ditujukan untuk anak-anak. Sehingga sempit untuk orang dewasa. Hanya saja, ada sedikit gimmick. Yakni, kursi baris ketiga yang dapat dilepas pasang: (dapat difungsikan sebagai bagasi atau kursi penumpang).
Lihat Juga :