Citroen Investasikan Rp381 Miliar untuk Pabrik Perakitan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 27 Februari 2025 - 06:59 WIB
"Kita punya pabrik di Purwakarta di bawah bendera National Assembler. Kebetulan ini pabrik sudah ada, tapi untuk membawa satu produk baru kita harus membangun atau melakukan investasi line produksinya, mungkin sesuaikan dengan mobilnya. Itu sudah selesai tahun lalu," kata Tan.
"Sekarang kita memang sudah memasuki uji coba sambil kita memang dalam proses untuk mendapatkan TKDN 40 persen. Jadi itu memang proses yang panjang karena pemerintah ngemain-main. Itu harus dia uji, dia cek, dia review satu per satu," ungkap Tan.
"Baru E-C3 (yang dirakit lokal). Tahun 2025 mustinya target produksi sudah bisa dilakukan. Kita berharap di Q2, kalau Q2 kita sudah bisa mulai," ujar Tan.
Tahap Uji Coba dan Pemenuhan TKDN
Saat ini, pabrik Citroen di Purwakarta telah memasuki tahap uji coba produksi. Proses uji coba ini dilakukan untuk memastikan kualitas produksi dan memenuhi persyaratan TKDN 40% yang ditetapkan oleh pemerintah."Sekarang kita memang sudah memasuki uji coba sambil kita memang dalam proses untuk mendapatkan TKDN 40 persen. Jadi itu memang proses yang panjang karena pemerintah ngemain-main. Itu harus dia uji, dia cek, dia review satu per satu," ungkap Tan.
Produksi Massal E-C3
Pada tahap awal, pabrik Citroen di Purwakarta akan merakit mobil listrik E-C3. Produksi massal diharapkan dapat dimulai pada kuartal kedua tahun 2025."Baru E-C3 (yang dirakit lokal). Tahun 2025 mustinya target produksi sudah bisa dilakukan. Kita berharap di Q2, kalau Q2 kita sudah bisa mulai," ujar Tan.
Lihat Juga :