Geger Bos Besar Honda Shinji Aoyama Tiba-tiba Mundur, Ada Apa?
Selasa, 08 April 2025 - 17:34 WIB
Baca Juga: Honda Berniat Memperluas Bisnisnya hingga ke Luar Angkasa
"Perusahaan dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh perilaku tersebut, dan atas gangguan serta kekhawatiran signifikan yang ditimbulkannya kepada seluruh pemangku kepentingan."
Sebagai bentuk tanggung jawab sebagai pemimpin produsen mobil tersebut, Honda menyatakan bahwa CEO Toshihiro Mibe akan secara sukarela memotong 20% dari kompensasi bulanannya selama dua bulan. Selain itu, perusahaan mobil tersebut menyatakan bahwa mereka akan memperkuat sistem kepatuhan internal di seluruh perusahaan.
Honda juga menyatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan struktur manajemen baru sebagai respons terhadap masalah ini.
Namun, mereka mengatakan bahwa rincian lebih lanjut mengenai siapa saja yang akan terlibat akan diungkapkan "dalam waktu dekat."
Saat ini, Noriya Kaihara adalah satu-satunya wakil presiden eksekutif dan direktur representatif perusahaan.
Di Jepang, tata kelola perusahaan sangat menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab para eksekutif. Ketika seorang eksekutif senior terlibat dalam dugaan pelanggaran, perusahaan sering kali mengambil tindakan cepat untuk menjaga reputasi dan kepercayaan pemangkukepentingan.
"Perusahaan dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh perilaku tersebut, dan atas gangguan serta kekhawatiran signifikan yang ditimbulkannya kepada seluruh pemangku kepentingan."
Sebagai bentuk tanggung jawab sebagai pemimpin produsen mobil tersebut, Honda menyatakan bahwa CEO Toshihiro Mibe akan secara sukarela memotong 20% dari kompensasi bulanannya selama dua bulan. Selain itu, perusahaan mobil tersebut menyatakan bahwa mereka akan memperkuat sistem kepatuhan internal di seluruh perusahaan.
Honda juga menyatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan struktur manajemen baru sebagai respons terhadap masalah ini.
Namun, mereka mengatakan bahwa rincian lebih lanjut mengenai siapa saja yang akan terlibat akan diungkapkan "dalam waktu dekat."
Saat ini, Noriya Kaihara adalah satu-satunya wakil presiden eksekutif dan direktur representatif perusahaan.
Di Jepang, tata kelola perusahaan sangat menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab para eksekutif. Ketika seorang eksekutif senior terlibat dalam dugaan pelanggaran, perusahaan sering kali mengambil tindakan cepat untuk menjaga reputasi dan kepercayaan pemangkukepentingan.
(dan)
Lihat Juga :