Gaikindo Pusing: Pasar Mobil Indonesia Melambat, Penjualan Kuartal Pertama Anjlok
Sabtu, 19 April 2025 - 12:07 WIB
Gaikindo menetapkan target penjualan yang realistis di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan. Foto: Geely
JAKARTA - Industri otomotif Indonesia memasuki tahun 2025 dengan langkah yang kurang meyakinkan. Data terbaru menunjukkan bahwa penjualan mobil pada kuartal pertama (Januari-Maret) tahun ini mengalami pelemahan yang signifikan.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan bahwa data wholesales, atau pengiriman mobil dari pabrik ke dealer, mencapai 205.160 unit selama periode Januari-Maret 2025. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 4,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Targetnya masih sama, 900 ribu (unit), seperti tahun lalu. Tahun 2025 sampai dengan kuartal pertama kita turun sampai sekitar 4,8 persen. Kita nggak terlalu muluk-muluk, kalau bisa mengulangi sukses 2024 sudah luar biasa," ungkap Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi di Jakarta, Rabu (16/4/2025).
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan bahwa data wholesales, atau pengiriman mobil dari pabrik ke dealer, mencapai 205.160 unit selama periode Januari-Maret 2025. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 4,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Target Realistis di Tengah Ketidakpastian
Kondisi pasar yang kurang menggembirakan ini membuat Gaikindo bersikap hati-hati dalam menetapkan target penjualan untuk tahun 2025.“Targetnya masih sama, 900 ribu (unit), seperti tahun lalu. Tahun 2025 sampai dengan kuartal pertama kita turun sampai sekitar 4,8 persen. Kita nggak terlalu muluk-muluk, kalau bisa mengulangi sukses 2024 sudah luar biasa," ungkap Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi di Jakarta, Rabu (16/4/2025).
Lihat Juga :