Gaikindo Pusing: Pasar Mobil Indonesia Melambat, Penjualan Kuartal Pertama Anjlok

Sabtu, 19 April 2025 - 12:07 WIB

Daya Beli Melemah, Dolar Menguat: Ancaman Ganda bagi Pasar Otomotif

Nangoi menjelaskan bahwa ketidakpastian kondisi ekonomi saat ini menjadi faktor utama yang menekan permintaan terhadap mobil baru. Masyarakat Indonesia cenderung lebih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pokok di tengah tekanan ekonomi.

“Karena terus terang market-nya agak sedikit berat. US Dollar juga sudah menguat tinggi, saya mengkhawatirkan satu step adalah lagi jangan sampai harga mobil ikut naik. Daya beli masyarakat dan minat beli belum ada," papar Nangoi, mengungkapkan kekhawatiran tentang potensi kenaikan harga mobil akibat penguatan dolar AS, yang dapat semakin memperburuk situasi.

Baca Juga: Impor Langsung dari Amerika, Harga Jeep Wrangler 4-Door Rubicon Tembus Rp2,3 Miliar

Secercah Harapan: Kehadiran Merek Baru dan Model Terjangkau

Namun, di tengah tantangan yang ada, masih ada secercah harapan. Nangoi melihat bahwa kehadiran sejumlah merek mobil baru di pasar Indonesia dapat memberikan dorongan positif.

“Yang menguntungkan masih banyak model-model baru yang datang dengan harga terjangkau. Mudah-mudahan market ini bisa ditutup dengan kondisi tersebut," ujarnya, berharap bahwa kehadiran mobil-mobil baru dengan harga yang bersaing dapat membangkitkan kembaliminatkonsumen.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!