Ahli Ungkap Kebohongan Klaim Soal Jarak Tempuh Baterai Mobil Listrik

Kamis, 08 Mei 2025 - 06:55 WIB
Sebagai tanggapan, Avatr membantah adanya penipuan dan menuduhnya melakukan kampanye "humas hitam" untuk mencoreng citra mereka.

Perusahaan itu juga menawarkan hadiah sebesar 5 juta yuan (sekitar Rp10 miliar) bagi siapa saja yang dapat memberikan bukti terkait kampanye tersebut.

Pada saat yang sama, Ye menekankan bahwa Avatr harus mengungkapkan data uji asli mereka secara terbuka dan melakukan demonstrasi kinerja kendaraan di depan publik.

Insiden ini tidak hanya mencoreng citra Avatr, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang klaim luar biasa dari produsen lain seperti Xpeng, yang sebelumnya mengklaim memproduksi mobil paling aerodinamis di dunia.

Industri otomotif Tiongkok memang berkembang pesat, tetapi insiden seperti ini menunjukkan bahwa masih banyak yang harus ditingkatkan dalam hal transparansi dan kepercayaan konsumen.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!