Mibot Mobil Listrik Mini Mulai Banyak Berseliweran di Jepang

Selasa, 03 Juni 2025 - 07:14 WIB
Toyota, Nissan, dan Honda masih dianggap tertinggal dalam transisi ke kendaraan listrik penuh (BEV). Bahkan, Toyota telah mengatakan bahwa kendaraan listrik bukanlah satu-satunya solusi dan banyak orang Jepang cenderung mempercayainya.

"Karena berasal dari Toyota, banyak orang Jepang menganggapnya biasa saja. Banyak di sini yang percaya bahwa EV tidak akan menjadi arus utama," kata Kusunoki.

Namun, KG Motors ingin mengubah persepsi itu dengan harga yang wajar, desain yang praktis, dan efisiensi tinggi dalam penggunaan sehari-hari.

KG Motors mengharapkan produksi pertama sebanyak 300 unit akan dimulai pada bulan Oktober dan mulai dikirimkan ke pelanggan pada bulan Maret 2026. Sebanyak 3.000 unit tambahan akan diekspor ke luar negeri.

Perusahaan mengakui akan mengalami kerugian pada batch pertama, tetapi memperkirakan akan mulai menghasilkan laba pada batch kedua. Setelah itu, perusahaan berencana untuk memproduksi sekitar 10.000 unit EV mini setiap tahun.

Dengan permintaan yang tinggi, harga yang terjangkau, dan desain yang ringkas yang sangat cocok untuk gaya hidup perkotaan modern, mibot berpotensi menjadi pengubah permainan di pasar EV tidak hanya di Jepang, tetapi juga secara global. Terkadang, yang kecillah yang membuat dampak terbesar.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!