BAIC BJ40 Plus Buatan Purwakarta Meluncur, Harga Langsung Disunat Hampir Rp100 Juta!
Rabu, 04 Juni 2025 - 09:35 WIB
Meski demikian, perusahaan memastikan bahwa penggunaan komponen lokal akan mulai diterapkan secara bertahap mulai tahun depan. Langkah tersebut tidak semata untuk menekan harga jual agar lebih kompetitif, tetapi juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat industri otomotif nasional melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Baca Juga: BAIC BJ40 Plus Made in Indonesia Meluncur, Harga Rp698 Juta Siap Guncang Pasar SUV 4x4!
Pendiri JIO, Jerry Hermawan Lo, mengatakan bahwa pihaknya seharusnya sudah bisa memproduksi pelek, ban, kaca, hingga jok. Meskipun komponen yang digunakan masih tergolong kecil, dampaknya terhadap industri nasional sangat luas. “Kita akan menyerap tenaga kerja besar. Dari petani karet sampai pekerja pabrik. Walaupun komponennya kecil, efek dominonya luar biasa,” tegasnya.
Jerry juga menyebutkan rencana kerja sama dengan produsen lokal atau UMKM, yang akan dilakukan secara bertahap.
Sementara itu, COO JIO Dhani Yahya menyatakan bahwa ketika produk BAIC sudah bisa mencapai TKDN 40 persen ke atas, maka kemungkinan untuk ekspor ke berbagai negara tujuan, khususnya Asia, terbuka sangat lebar. “Setelah mencapai target TKDN 40 persen dalam 1-2 tahun kedepan, kita ada kesempatan untuk ekspor ke pasarAsia,”katanya.
Baca Juga: BAIC BJ40 Plus Made in Indonesia Meluncur, Harga Rp698 Juta Siap Guncang Pasar SUV 4x4!
Pendiri JIO, Jerry Hermawan Lo, mengatakan bahwa pihaknya seharusnya sudah bisa memproduksi pelek, ban, kaca, hingga jok. Meskipun komponen yang digunakan masih tergolong kecil, dampaknya terhadap industri nasional sangat luas. “Kita akan menyerap tenaga kerja besar. Dari petani karet sampai pekerja pabrik. Walaupun komponennya kecil, efek dominonya luar biasa,” tegasnya.
Jerry juga menyebutkan rencana kerja sama dengan produsen lokal atau UMKM, yang akan dilakukan secara bertahap.
Sementara itu, COO JIO Dhani Yahya menyatakan bahwa ketika produk BAIC sudah bisa mencapai TKDN 40 persen ke atas, maka kemungkinan untuk ekspor ke berbagai negara tujuan, khususnya Asia, terbuka sangat lebar. “Setelah mencapai target TKDN 40 persen dalam 1-2 tahun kedepan, kita ada kesempatan untuk ekspor ke pasarAsia,”katanya.
(dan)
Lihat Juga :