Raksasa Otomotif BYD Ngamuk, Tuntut 37 Influencer dan Tawarkan Hadiah Miliaran

Jum'at, 06 Juni 2025 - 15:00 WIB
Sebuah manuver yang mengubah publik menjadi informan, sebuah langkah yang bisa dibilang efektif namun juga berpotensi menciptakan iklim ketakutan di kalangan kreator konten.

BYD mengklaim bahwa serangan di media sosial terhadap mereka bersifat "terorganisasi" atau "terkoordinasi", dirancang untuk merusak citra merek dan mengganggu pasar. Namun, hingga kini, mereka belum menyajikan bukti publik yang mendukung adanya konspirasi terkoordinasi tersebut.

Mereka yang Tumbang

Beberapa influencer sudah merasakan tajamnya cakar hukum BYD:

1. Seorang pengguna Weibo, "Zhou Haoran Sean", dinyatakan bersalah setelah menuduh BYD membayar influencer lain untuk menjelek-jelekkan pesaing. Ia dihukum untuk meminta maaf secara publik dan membayar ganti rugi Rp230 juta.

2. Akun "AutoBiBiBi" di WeChat juga diperintahkan membayar denda yang sama setelah mengunggah konten yang dianggap menghina BYD dan para eksekutifnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!