Bedah Tuntas Plus Minus BYD M6 dan Siapa Sebenarnya yang Cocok Meminangnya

Selasa, 17 Juni 2025 - 09:45 WIB
Beberapa kekurangan lain juga menjadi catatan. Mulai posisi pedal rem yang lebih tinggi dari pedal gas sehingga terasa kurang ergonomis, kualitas audio standar yang kurang jernih, hingga absennya tombol fisik untuk rem parkir elektrik (EPB) yang membuat sebagian orang bingung saat harus parkir paralel.

Sisi Terang Sang Penakluk: Alasan di Balik Takhta

Lantas, mengapa dengan semua kekurangan itu, M6 justru laris manis? Jawabannya terletak pada kejeniusan BYD dalam memahami "rasa lapar" pasar Indonesia.

1. Pionir MPV Listrik 7-Seater yang Terjangkau

Inilah senjata pamungkasnya. Sebelum M6 datang, keluarga Indonesia yang butuh mobil 7 penumpang namun ingin beralih ke listrik tidak punya pilihan.

BYD adalah yang pertama menawarkan kombinasi "suci" ini dengan harga yang masuk akal, mulai dari Rp 383 juta. Mereka secara efektif membuat orang "kehilangan alasan untuk tidak membeli".

2. Kompensasi Cerdas atas Kekurangan

BYD sangat pintar menutupi kekurangannya. Panel instrumen kuno? Mereka berikan head unit raksasa 12,8 inci yang bisa berputar. Dasbor konvensional? Mereka tebus dengan kemewahan panoramic glass roof. Desainnya tidak segagah SUV? Mereka berikan tampang depan futuristik yang keren dan fitur ADAS yang lengkap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!