Daftar Harga Mobil Murah yang Tak Lagi Murah: Rincian Lengkap LCGC Juli 2025
Selasa, 15 Juli 2025 - 09:56 WIB
Sigra 1.2 R Deluxe A/T: Rp 185.100.000
4. Toyota Calya
Pilihan Aman dengan Jaminan Kualitas Toyota
Calya menawarkan pilihan yang lebih sederhana dari Sigra, dengan fokus pada keandalan dan citra merek Toyota yang kuat.
Calya 1.2 E M/T: Rp 167.000.000
Calya 1.2 G M/T: Rp 172.600.000
Calya 1.2 G A/T: Rp 187.400.000
5. Honda Brio Satya
Paling Sporty, Harga Tembus Rp 200 Juta
Brio Satya memposisikan diri sebagai LCGC dengan rasa berkendara paling menyenangkan dan desain yang sporty, namun dengan harga yang kini sudah menembus batas psikologis Rp 200 juta untuk varian tertingginya.
Brio Satya S M/T: Rp 170.400.000
Brio Satya E M/T: Rp 185.500.000
Brio Satya E CVT: Rp 202.500.000
Kenaikan harga ini, ditambah dengan lesunya penjualan, menjadi sinyal kuat bagi pemerintah dan produsen. Program LCGC mungkin perlu dievaluasi kembali agar tujuannya untuk menyediakan mobil terjangkau bagi masyarakat luas tidak kehilangan relevansinya di tengah tantangan ekonomi yangsemakinberat.
4. Toyota Calya
Pilihan Aman dengan Jaminan Kualitas Toyota
Calya menawarkan pilihan yang lebih sederhana dari Sigra, dengan fokus pada keandalan dan citra merek Toyota yang kuat.
Calya 1.2 E M/T: Rp 167.000.000
Calya 1.2 G M/T: Rp 172.600.000
Calya 1.2 G A/T: Rp 187.400.000
5. Honda Brio Satya
Paling Sporty, Harga Tembus Rp 200 Juta
Brio Satya memposisikan diri sebagai LCGC dengan rasa berkendara paling menyenangkan dan desain yang sporty, namun dengan harga yang kini sudah menembus batas psikologis Rp 200 juta untuk varian tertingginya.
Brio Satya S M/T: Rp 170.400.000
Brio Satya E M/T: Rp 185.500.000
Brio Satya E CVT: Rp 202.500.000
Analisis Kritis: Masihkah Layak Disebut "Murah"?
Melihat daftar harga di atas, terlihat jelas bahwa era mobil baru di bawah Rp 150 juta kini hampir menjadi mitos. Bahkan, beberapa varian LCGC sudah melampaui angka Rp 200 juta, sebuah wilayah harga yang dulu diisi oleh mobil non-LCGC.Kenaikan harga ini, ditambah dengan lesunya penjualan, menjadi sinyal kuat bagi pemerintah dan produsen. Program LCGC mungkin perlu dievaluasi kembali agar tujuannya untuk menyediakan mobil terjangkau bagi masyarakat luas tidak kehilangan relevansinya di tengah tantangan ekonomi yangsemakinberat.
(dan)
Lihat Juga :