VinFast Ingin Membangun Negara Listrik di Indonesia: Investasi Ratusan Juta Dolar untuk Pabrik dan Ekosistem Elektrifikasi

Sabtu, 02 Agustus 2025 - 11:52 WIB
Dengan sisa waktu kurang dari lima bulan di 2025, janji membangun 63.000 titik pengisian daya terdengar sangat fantastis.

Selain itu, tantangan untuk menemukan 1.000 pekerja terampil untuk pabrik berteknologi tinggi di Subang juga menjadi perhatian, menghubungkan langsung pada kekhawatiran Gita Wirjawan akan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) di Indonesia.

Optimisme yang Terus Menyala

Meskipun dibayangi berbagai tantangan, langkah VinFast tetap merupakan sebuah mosi percaya yang luar biasa besar terhadap Indonesia. Kehadiran mereka bisa menjadi "terapi kejut" yang memaksa semua pemangku kepentingan untuk berlari lebih kencang dalam menyiapkan ekosistem.

"Seiring Indonesia memperdalam komitmennya pada energi bersih, VinFast bangga menjadi katalis perubahan," tutup Kariyanto.

Pada akhirnya, visi "negara listrik" yang diusung VinFast adalah sebuah mimpi yang indah dan patut diperjuangkan.

Namun, keberhasilannya tidak hanya bergantung pada modal dan teknologi dari Vietnam, tetapi juga pada kemampuan Indonesia untuk berlari mengejar ketertinggalan, menyiapkan fondasi hukum yang kokoh dan generasi pekerja yang siap bersaing dierabaruini.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!