Setelah 16 Bulan Ngegas, Laju Produksi Raksasa Mobil Listrik BYD Tiba-tiba Ngerem, Ada Apa?

Senin, 04 Agustus 2025 - 11:56 WIB
Di sisi penjualan, meski masih naik 0,6% menjadi 344.296 unit, lajunya melambat tajam dari pertumbuhan 12% yang mereka catat pada bulan Juni.

Ini adalah "rem" pertama yang mereka injak sejak Februari 2024, di mana penurunan saat itu disebabkan oleh libur panjang Tahun Baru Imlek. Penurunan kali ini terasa berbeda dan memicu pertanyaan: apakah mesin ekspansi BYD mulai lelah?

Bukan Listrik Murni yang Jadi Masalah

Namun, jika kita bedah lebih dalam, cerita di balik angka ini jauh lebih menarik. Penurunan ini ternyata bukan karena mobil listrik murni (EV) mereka kehilangan pamor. Sebaliknya, penjualan dan produksi mobil listrik murni BYD justru masih terus bertumbuh pada bulan Juli.

Biang keladinya ternyata ada di segmen lain: Plug-in Hybrids (PHEV). Penjualan mobil hybrid BYD ini anjlok 22,6% dan produksinya bahkan menyusut hingga 24,6%.

Mengambil Napas di Tengah Perang Harga

Perlambatan ini juga harus dilihat dalam konteks yang lebih besar. BYD, yang telah secara resmi menyalip Tesla sebagai raja mobil listrik dunia, saat ini berada di tengah "perang harga" yang brutal di pasar otomotif terbesar dunia, China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!