Pasar Motor Listrik RI Lesu, Bos Raksasa China Yadea Bocorkan 4 Resep Wajib Agar Laris Manis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 16:01 WIB

1. Merangkul Semua Kalangan, Bukan Hanya Sebagian

Kunci pertama, menurut Wang, adalah mematahkan stereotip bahwa motor listrik hanya untuk kaum muda atau pria. Di China, pemandangan seorang nenek lincah mengendarai sepeda listrik di jalanan adalah hal biasa dan aman. Pasar harus diperluas untuk merangkul semua usia dan gender.

"Bisa dilihat di China, sekarang nenek-nenek bisa naik sepeda listrik di jalanan dan sangat aman," ujar Wang di Wuxi, Rabu (14/8/2025). "Jika di Indonesia, rata-rata penggunanya lebih ke pria dan usianya di bawah 60 tahun. Pasar untuk lansia dan perempuan masih sangat terbuka."



2. Insentif Cerdas, Bukan Sekadar Subsidi

Dukungan pemerintah adalah napas bagi ekosistem kendaraan listrik. Namun, bentuknya tidak harus melulu soal subsidi pembelian. Wang mencontohkan insentif cerdas yang terbukti efektif, seperti tarif listrik khusus yang memanjakan pengguna.

"Contohnya, dari jam 11 malam sampai jam 5 pagi, pengguna bisa diberi diskon tarif listrik atau bahkan gratis untuk mengisi daya," jelasnya. "Insentif seperti ini bisa membuat orang sangat tertarik untuk pindah ke motor listrik karena biaya operasionalnya menjadi jauh lebih murah,” tambah Wang.



3. Membangun Kepercayaan Melalui Riset dan Standar

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!