Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?

Jum'at, 26 September 2025 - 18:53 WIB
Pasar LCGC terus menurun pertanda masyarakat banyak yang menunda membeli mobil. Foto: HPM
JAKARTA - Sinyal peringatan keras datang dari lantai penjualan otomotif nasional. Mobil-mobil yang selama ini menjadi andalan keluarga Indonesia, segmen Low Cost Green Car (LCGC), kini tak lagi seramai dulu.

Data penjualan Agustus 2025 menunjukkan penurunan tajam yang mengkhawatirkan, memicu pertanyaan besar: apakah daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah benar-benar sedang tergerus?



Pada Agustus 2025, angka distribusi mobil LCGC dari pabrik ke diler (wholesales) hanya mampu menyentuh 8.270 unit.

Angka ini mungkin terdengar besar, namun kenyataannya adalah kemerosotan. Dibandingkan bulan sebelumnya, Juli 2025, terjadi penurunan sebesar 7 persen dari 8.923 unit.

Namun, alarm yang sesungguhnya berbunyi nyaring ketika data ini disandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Penjualan Agustus 2025 ambles hingga 47 persen jika dibandingkan dengan Agustus 2024 yang saat itu masih gagah di angka 15.693 unit. Ini bukan lagi sekadar fluktuasi pasar, melainkan kejatuhan yang signifikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!