Daihatsu Copen Akan Mengakhiri Produksinya usai 20 Tahun Jadi Legenda
Selasa, 30 September 2025 - 07:55 WIB
Sebelum dihentikan produksinya, Copen dibanderol mulai dari 1.983.300 yen (sekitar Rp140.000.000) untuk versi dasar dengan transmisi CVT. Varian manual lima percepatan ditawarkan dengan harga 2.038.300 yen (sekitar Rp140.000.000). Model paling sporty, GR Sport dengan transmisi manual, masih terjangkau dengan harga 2.567.400 yen (sekitar Rp170 juta).
Sebagai mobil kei, mesin turbo tiga silinder 0,66 liter hanya menghasilkan tenaga 63 hp dan torsi 92 Nm. Namun, dengan bobot sekitar 850 kg, Copen tetap mampu memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan. Dari segi dimensi, panjangnya hanya 3.395 mm, yang membuat Mazda MX5 tampak besar di sebelahnya.
Copen adalah model terakhir dalam kategori mobil kei sporty yang telah memproduksi mobil-mobil unik seperti Autozam AZ1 bermesin tengah. Meskipun Daihatsu tidak pernah memproduksi konsep Vision Copen RWD, model ini tetap menjadi ikon mobil kei modern.
Jika tidak ada kelanjutannya, Copen akan meninggalkan warisan seiring berakhirnya era sporty mobil kei di Jepang. Namun, dengan pasar mobil kei yang masih kuat, banyak penggemar berharap Daihatsu akan kembali dengan formula baru. Sementara itu, Mazda telah mengonfirmasi bahwa MX5 akan tetap menggunakan mesin yang lebih besar, memastikan semangat roadster tetap hidup.
Sebagai mobil kei, mesin turbo tiga silinder 0,66 liter hanya menghasilkan tenaga 63 hp dan torsi 92 Nm. Namun, dengan bobot sekitar 850 kg, Copen tetap mampu memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan. Dari segi dimensi, panjangnya hanya 3.395 mm, yang membuat Mazda MX5 tampak besar di sebelahnya.
Copen adalah model terakhir dalam kategori mobil kei sporty yang telah memproduksi mobil-mobil unik seperti Autozam AZ1 bermesin tengah. Meskipun Daihatsu tidak pernah memproduksi konsep Vision Copen RWD, model ini tetap menjadi ikon mobil kei modern.
Jika tidak ada kelanjutannya, Copen akan meninggalkan warisan seiring berakhirnya era sporty mobil kei di Jepang. Namun, dengan pasar mobil kei yang masih kuat, banyak penggemar berharap Daihatsu akan kembali dengan formula baru. Sementara itu, Mazda telah mengonfirmasi bahwa MX5 akan tetap menggunakan mesin yang lebih besar, memastikan semangat roadster tetap hidup.
(wbs)
Lihat Juga :