Pasar Motor Lesu, Suzuki Beri Kode ke Pemerintah: Turunkan Bunga, Penjualan Bisa Melesat 10%!
Rabu, 01 Oktober 2025 - 13:07 WIB
Jika ditarik lebih jauh, data penjualan dari Januari hingga Agustus 2025 menunjukkan angka total 4,27 juta unit. Secara tahunan, angka ini juga mengalami penurunan sekitar 1,7 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Penurunan ini, meski terlihat kecil, adalah sinyal bahwa daya beli masyarakat sedang diuji.
Di tengah data yang didominasi warna merah inilah, Suzuki menyuarakan harapannya. Teuku Agha Alravy, 2W Sales & Marketing Department Head PT SIS, secara terbuka mengaitkan nasib industri dengan kebijakan pemerintah yang akan datang.
"Proyeksi tahun depan pasar motor mungkin tetap akan tumbuh karena kita lihat akhir-akhir ini pemerintah juga punya plan untuk memudahkan lagi masalah fiskal kan," kata Agha di Tangerang, belum lama ini.
Pernyataannya adalah pertaruhan. Suzuki, dan mungkin juga pabrikan lain, kini menaruh harapan besar pada Program Paket Kebijakan Stimulus Ekonomi 2025 yang digagas pemerintah. Bagi mereka, stimulus ini bukan sekadar wacana, melainkan oksigen yang sangat dibutuhkan.
Agha bahkan berani memasang target angka yang spesifik jika "doa" mereka terkabul.
"Harusnya bisa naik 10% ya, kalau bener-bener diterapin kalau aturan fiskal itu menjadikan bunga murah," tegasnya.
Di tengah data yang didominasi warna merah inilah, Suzuki menyuarakan harapannya. Teuku Agha Alravy, 2W Sales & Marketing Department Head PT SIS, secara terbuka mengaitkan nasib industri dengan kebijakan pemerintah yang akan datang.
"Proyeksi tahun depan pasar motor mungkin tetap akan tumbuh karena kita lihat akhir-akhir ini pemerintah juga punya plan untuk memudahkan lagi masalah fiskal kan," kata Agha di Tangerang, belum lama ini.
Pernyataannya adalah pertaruhan. Suzuki, dan mungkin juga pabrikan lain, kini menaruh harapan besar pada Program Paket Kebijakan Stimulus Ekonomi 2025 yang digagas pemerintah. Bagi mereka, stimulus ini bukan sekadar wacana, melainkan oksigen yang sangat dibutuhkan.
Pertaruhan 10 Persen dan Bunga Murah
Secara lebih spesifik, "bantuan" yang paling dinanti adalah insentif fiskal yang bisa menekan suku bunga kredit kendaraan. Inilah kunci yang diyakini bisa membuka gerbang pembelian bagi jutaan calon konsumen di Indonesia.Agha bahkan berani memasang target angka yang spesifik jika "doa" mereka terkabul.
"Harusnya bisa naik 10% ya, kalau bener-bener diterapin kalau aturan fiskal itu menjadikan bunga murah," tegasnya.
Lihat Juga :