Tiga Tesla Model Y Dikanibal: Pengakuan Jujur CEO Xiaomi di Balik Kelahiran Monster Listrik YU7

Rabu, 01 Oktober 2025 - 18:06 WIB
Pujian Tulus untuk Sang Pesaing

Lebih dramatis lagi, Lei Jun tidak hanya mengakui meniru, ia bahkan tanpa sungkan melayangkan pujian setinggi langit untuk mobil yang baru saja mereka bongkar. Di hadapan publik saat peluncuran YU7, ia menyebut Tesla Model Y sebagai tolok ukur yang tak terbantahkan.

"Model Y adalah mobil yang sangat, sangat luar biasa," ujarnya, sebuah kalimat yang jarang terucap dari mulut seorang kompetitor.

Namun, di balik pujian itu tersimpan pesan kuat: kami telah belajar dari yang terbaik, dan kini kami siap melampauinya. Lei Jun dengan percaya diri mengatakan bahwa YU7 bisa menjadi alternatif yang sangat menarik. Saking yakinnya, ia bahkan memberikan saran yang nyaris tak masuk akal.

"Apabila tidak memilih YU7, maka bisa mempertimbangkan Model Y," katanya. Sebuah pernyataan yang menyiratkan bahwa di level tertinggi pasar SUV listrik, hanya ada dua pilihan yang layak dipertimbangkan.

Tsunami Pesanan dan Mimpi Buruk Produksi

Hasil dari 'operasi bedah' terhadap Tesla Model Y terbukti spektakuler. Respon pasar terhadap Xiaomi YU7 meledak di luar dugaan. Hanya dalam 18 jam setelah diluncurkan, Xiaomi menerima sekitar 240.000 pesanan—angka fantastis yang langsung mengubah kesuksesan menjadi mimpi buruk logistik.

Kapasitas produksi mereka seketika luluh lantak. Beberapa calon pembeli bahkan harus menerima kenyataan pahit bahwa unit pesanan mereka kemungkinan baru akan tiba lebih dari satu tahun kemudian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!