Pasar Mobil Berdarah, Ketua Gaikindo Baru Ngotot Target 850 Ribu Unit: Optimisme Buta atau Strategi Jitu?

Jum'at, 03 Oktober 2025 - 14:04 WIB

Harapan pada 'Gula-gula' dari Pemerintah

Harapan utama Gaikindo kini bertumpu pada "gula-gula" atau insentif yang diberikan pemerintah untuk merangsang daya beli masyarakat.

Salah satu contoh konkret datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memberikan diskon untuk pembelian mobil di GIIAS Bandung.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan diskon 10 persen dari pokok BBNKB I terutang bagi masyarakat yang membeli kendaraan di GIIAS Bandung 2025. Insentif ini berlaku untuk seluruh warga Jawa Barat," kata Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan.

Selain itu, beberapa daerah juga dilaporkan menunda penerapan kebijakan opsen pajak yang berpotensi menaikkan harga kendaraan.

Pertanyaannya, apakah insentif seperti diskon 10% Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)—yang nilainya mungkin hanya beberapa juta rupiah—cukup kuat untuk mendorong seseorang yang ragu-ragu untuk membelanjakan ratusan juta rupiah di tengah kondisi ekonomi yang melemah?

Sebagai pemimpin baru Gaikindo, sikap Putu Juli Ardika adalah sebuah pertaruhan besar. Jika secara ajaib target 850.000 unit tercapai, ia akan dipuji sebagai seorang visioner yang mampu membaca situasi.

Namun, jika target tersebut meleset jauh, optimisme awalnya bisa dianggap sebagai kesalahan perhitungan besar di awal masa jabatannya.

Bulan-bulan terakhir tahun 2025 akan menjadi saksi bisu. Akankah "obat" dari pemerintah dan pameran mobil cukup manjur untuk menyembuhkan pasar yang sedang sakit, atau akankah data pahit di lapangan yang akan keluar sebagai pemenang?
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!