General Motors Ciptakan Pelek Mobil Berteknologi Supercanggih
Senin, 06 Oktober 2025 - 20:09 WIB
Uniknya, jari-jari pelek ini juga dapat dirancang berongga, sehingga memungkinkan penambahan sisipan logam untuk meningkatkan kekuatan struktural.
Komponen logam dan komposit dapat disambungkan melalui perekat, pengencang logam, atau teknik over-molding di mana material komposit dicetak langsung ke laras logam dengan material mengalir ke dalam slot atau lubang yang tersedia.
Beberapa mobil performa tinggi seperti Chevrolet Corvette Z06 sudah menawarkan velg serat karbon penuh yang lebih ringan daripada velg logam. Namun, GM yakin bahwa desain hibrida ini dapat memberikan ketahanan benturan yang lebih baik dan lebih mudah diperbaiki karena bagian laras yang paling rentan rusak masih terbuat dari logam.
Selain itu, GM menekankan bahwa jenis velg ini tetap dapat terlihat seperti velg serat karbon penuh, dan bahkan memberikan kebebasan desain yang lebih besar kepada para desainer, termasuk kemungkinan untuk menonjolkan jari-jari dengan sentuhan akhir serat karbon alami.
Meskipun ide ini dipandang sebagai kompromi yang cerdas antara kekuatan logam dan keunggulan ringan serat karbon, perlu dicatat bahwa pengajuan paten bukanlah jaminan bahwa produk tersebut akan memasuki jalur produksi. Untuk saat ini, ini masih sekadar konsep teknologi yang bisa menjadi bagian dari pelek otomotif masa depan jika GM mengejarnya.
Komponen logam dan komposit dapat disambungkan melalui perekat, pengencang logam, atau teknik over-molding di mana material komposit dicetak langsung ke laras logam dengan material mengalir ke dalam slot atau lubang yang tersedia.
Beberapa mobil performa tinggi seperti Chevrolet Corvette Z06 sudah menawarkan velg serat karbon penuh yang lebih ringan daripada velg logam. Namun, GM yakin bahwa desain hibrida ini dapat memberikan ketahanan benturan yang lebih baik dan lebih mudah diperbaiki karena bagian laras yang paling rentan rusak masih terbuat dari logam.
Selain itu, GM menekankan bahwa jenis velg ini tetap dapat terlihat seperti velg serat karbon penuh, dan bahkan memberikan kebebasan desain yang lebih besar kepada para desainer, termasuk kemungkinan untuk menonjolkan jari-jari dengan sentuhan akhir serat karbon alami.
Meskipun ide ini dipandang sebagai kompromi yang cerdas antara kekuatan logam dan keunggulan ringan serat karbon, perlu dicatat bahwa pengajuan paten bukanlah jaminan bahwa produk tersebut akan memasuki jalur produksi. Untuk saat ini, ini masih sekadar konsep teknologi yang bisa menjadi bagian dari pelek otomotif masa depan jika GM mengejarnya.
(wbs)
Lihat Juga :