Bom Waktu BBM Etanol! Pakar ITB Peringatkan Risiko Krisis Pangan Jika E10 Dipaksakan Tahun Depan

Selasa, 21 Oktober 2025 - 09:16 WIB
2. Linimasa Pembangunan yang Tidak Realistis: Wacana membangun pabrik baru untuk mengejar target juga dianggap mustahil dalam jangka waktu satu tahun.

“Hitung-hitungannya belum (bisa). Karena industri bioetanol, kalau mengandalkan industri bioetanol saat ini itu belum. Kemudian kalau kita bangun hari ini juga pabrik bioetanol, saya nggak yakin satu tahun jadi," tegas Profesor Ronny di Jakarta.

Pernyataan ini secara langsung mempertanyakan kelayakan teknis dan logistik dari target pemerintah yang dinilai terlalu agresif.

Risiko Fundamental: Dilema "Food vs. Fuel"

Kritik paling tajam dari analisis pakar ITB terletak pada potensi konflik alokasi sumber daya antara energi dan pangan, atau yang dikenal sebagai dilema "food versus fuel".

Bahan baku utama bioetanol di Indonesia adalah tebu, yang juga merupakan bahan baku utama gula.

Profesor Ronny memperingatkan bahwa kebutuhan gula nasional yang masih sangat tinggi akan menciptakan persaingan langsung dengan industri bioetanol untuk mendapatkan tebu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!