Hadir di JMS 2025, Suzuki Akui BYD Ancaman Terbesar Kei Car Jepang
Selasa, 04 November 2025 - 21:30 WIB
Namun, ia juga mengakui bahwa BYD kini menjadi "ancaman besar" karena konsumen Jepang semakin terbuka terhadap produk-produk dari Tiongkok.
Menurut Suzuki, kehadiran pesaing baru seperti BYD menandai dimulainya "era persaingan baru", tetapi ia berharap kedua belah pihak dapat "saling belajar dan bergerak maju" untuk pengembangan industri otomotif regional.
Sementara itu, Manajer Umum Penjualan Otomotif BYD Asia-Pasifik, Liu Xueliang, menekankan bahwa strategi BYD di Jepang bukanlah untuk bersaing secara langsung dengan merek lokal.
"Kami di sini bukan untuk bersaing. Tujuan kami adalah memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen Jepang sehingga mereka dapat bebas memilih merek yang mereka sukai," ujarnya kepada media Tiongkok.
Meskipun BYD telah beroperasi di Jepang selama dua dekade, perusahaan ini baru resmi memasuki pasar mobil penumpang pada Juli 2022.
Menurut Suzuki, kehadiran pesaing baru seperti BYD menandai dimulainya "era persaingan baru", tetapi ia berharap kedua belah pihak dapat "saling belajar dan bergerak maju" untuk pengembangan industri otomotif regional.
Sementara itu, Manajer Umum Penjualan Otomotif BYD Asia-Pasifik, Liu Xueliang, menekankan bahwa strategi BYD di Jepang bukanlah untuk bersaing secara langsung dengan merek lokal.
"Kami di sini bukan untuk bersaing. Tujuan kami adalah memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen Jepang sehingga mereka dapat bebas memilih merek yang mereka sukai," ujarnya kepada media Tiongkok.
Meskipun BYD telah beroperasi di Jepang selama dua dekade, perusahaan ini baru resmi memasuki pasar mobil penumpang pada Juli 2022.
Lihat Juga :