Bukan Hype yang Mereka Cari, Ini 5 Jurus Jitu Menjual Mobil Listik ke Generasi Mapan

Selasa, 18 November 2025 - 13:03 WIB

4. Validasi: Otoritas, Bukan Popularitas

Social proof atau bukti sosial untuk generasi ini sangat spesifik. Mereka tidak tergerak oleh popularitas influencer muda di media sosial.

Validasi yang mereka butuhkan datang dari otoritas. Gunakan testimoni dari figur publik mapan yang seusia dan kredibel. “Validasi dari ‘rekan se-generasi’ yang mereka hormati jauh lebih meyakinkan,” ungkap Yuswohady.

5. Kenyamanan: Menjual "Hari Ini", Bukan "Masa Depan"

Inilah kesalahan pemasaran yang paling umum. Yuswohady menyebut, jangan menjual EV sebagai "visi masa depan". Bagi generasi ini, konsep "masa depan" yang abstrak tidak semenarik kenyamanan konkret hari ini.

Posisikan EV sebagai sebuah upgrade kenyamanan hidup. Tekankan pada fakta riil yang bisa mereka rasakan: kabin yang jauh lebih senyap, akselerasi yang mulus tanpa entakan, dan pengalaman berkendara yang effortless (tanpa usaha).

“Pada akhirnya, menjual EV ke Boomers dan Gen X adalah soal mengganti narasi. Ini bukan tentang revolusi teknologi, melainkan tentang evolusi kenyamanan hidup yang lebih aman, lebih pasti, dan lebih tenang,”bebernya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!