Jetour T2: Tolak Perang Harga Berdarah, SUV Boxy Ini Justru Panen Pesanan Hampir 1.000 Unit

Senin, 22 Desember 2025 - 20:31 WIB
Saat ini, jaringan diler Jetour telah berkembang pesat dengan 22 diler yang sudah beroperasi penuh. Ini jadi langkah krusial untuk membangun kepercayaan konsumen jangka panjang terhadap ketersediaan suku cadang dan layanan servis.

Untuk mengejar sisa target di bulan terakhir 2025, strategi "jemput bola" pun digencarkan. "Kami akan terus mendorong agar bisa mencapai target. Salah satunya lewat eksebisi di berbagai mal, tidak hanya di Jakarta, tapi juga Pontianak hingga Surabaya," tambah Ranggy.

Peta Jalan 2026: Diversifikasi Mesin dan Elektrifikasi

Melihat respons pasar yang antusias terhadap pemesanan Jetour T2 yang kini diklaim sudah mendekati angka 1.000 unit, Jetour telah menyusun strategi agresif untuk 2026.

Ranggy membocorkan bahwa fokus utama perusahaan akan tetap bertumpu pada segmen rugged SUV atau SUV tangguh berdesain kotak.

Kabar baik bagi konsumen yang menginginkan opsi lebih terjangkau atau lebih ramah lingkungan, Jetour berencana menghadirkan varian baru dari T2.

Tahun depan, pasar akan kedatangan Jetour T2 bermesin 1.500 cc turbo. Varian ini diprediksi akan menjadi entry level yang menarik dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan varian 2.000 cc yang ada saat ini.

Tak hanya itu, gelombang elektrifikasi juga akan disambut lewat kehadiran Jetour T2 Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang harganya di rentang Rp800 jutaan.

Langkah ini dinilai strategis mengingat tren kendaraan hibrida yang kian diminati masyarakat Indonesia karena fleksibilitasnya yang tinggi—irit bahan bakar namun bebas dari kecemasan jarak tempuh (range anxiety) khas mobil listrik murni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!