Merek-merek Besar Otomotif China Bakal Habisi yang Tak Punya Modal Besar

Minggu, 04 Januari 2026 - 20:50 WIB
Tekanan ini bukan hanya berasal dari biaya yang tinggi, tetapi juga dari perubahan selera konsumen, terutama kaum muda yang semakin selektif tentang desain, teknologi, dan pengalaman berkendara.

Salah satu pelaku industri komponen otomotif percaya bahwa waktu hampir habis bagi merek-merek yang gagal menghasilkan produk yang benar-benar menarik.

Kinerja tahun depan dipandang sebagai keputusan hidup atau mati bagi sebagian besar produsen EV yang belum menghasilkan keuntungan.

Keputusan kebijakan pemerintah juga merupakan faktor penting. Beijing diperkirakan akan memutuskan apakah akan melanjutkan insentif tukar tambah EV, sementara pembebasan pajak pembelian sebesar 10 persen akan berakhir pada akhir tahun sebelum tarif 5 persen diperkenalkan mulai Januari, dengan pajak penuh kembali pada tahun 2028.

Perang harga yang sedang berlangsung tentu telah membantu membuat EV lebih terjangkau, tetapi juga telah menekan margin keuntungan produsen.

Dikombinasikan dengan pengeluaran besar untuk penelitian dan pengembangan serta persaingan untuk meluncurkan berbagai model baru, hanya sedikit perusahaan yang mampu mempertahankan kesehatan keuangannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!