Bangun Pabrik di Vietnam, Chery Pastikan Tidak Mematikan Rencana Pabrik di Indonesia

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:06 WIB
Pernyataan ini menyiratkan logika pasar yang matang; volume permintaan di Asia Tenggara yang terus tumbuh menuntut kapasitas produksi yang terdistribusi, bukan terpusat di satu titik saja.

Secara taktis, Chery menargetkan pabrik di Indonesia mulai beroperasi penuh (start production) pada tahun depan, setelah proses konstruksi dimulai tahun ini. Meskipun lokasi spesifik masih dirahasiakan, proyeksi nilai investasi yang disiapkan mencapai Rp5 triliun.

Angka fantastis ini mencakup pembangunan fasilitas mandiri serta perluasan kapasitas di mitra perakitan saat ini, PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Pondok Ungu, Bekasi, yang selama ini menjadi "rahim" bagi kelahiran model-model andalan seperti Chery Omoda E5, Tiggo 8, hingga J6.

Basis Ekspor dan Rekor Penjualan Global

Mengapa Chery begitu agresif melakukan ekspansi infrastruktur fisik? Sepanjang tahun 2025, Chery Group mencatatkan performa bisnis yang monumental dengan total penjualan global menembus angka 2.806.393 unit, atau tumbuh 7,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari total volume tersebut, kontribusi ekspor menjadi tulang punggung yang sangat vital. Data internal perusahaan mencatat ekspor kumulatif mencapai 1.344.020 unit sepanjang 2025, melonjak 17,4 persen secara tahunan (year-on-year).

Bahkan, pada Desember 2025 saja, Chery berhasil mengapalkan 144.430 unit kendaraan ke pasar internasional, rekor bulanan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan berdiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!