BYD Tegas Tolak Bikin Motor Listrik, Bos Asia Pasifik: Maaf, Kami Terlalu Sibuk Bikin Mobil!
Senin, 26 Januari 2026 - 08:36 WIB
Rumor menyebutkan bahwa kedua entitas telah menandatangani kesepakatan untuk memasarkan motor listrik di pasar strategis Asia Tenggara, termasuk Thailand, Indonesia, Filipina, dan Vietnam—negara-negara dengan adopsi motor listrik tercepat.
Namun, peran BYD di sektor roda dua sebenarnya bukan sebagai pemain utama (pembuat motor), melainkan sebagai pemasok komponen inti: baterai.
Data industri dari China mengungkap fakta menarik. Pada Desember 2024, BYD justru meresmikan kemitraan strategis dengan TAILG, raksasa roda dua asal China yang memproduksi 15 juta unit kendaraan per tahun dan memiliki jaringan di 30.000 toko di 90 negara.
Dalam kerja sama ini, TAILG menjadi produsen roda dua pertama yang bermitra dengan BYD.
Kuncinya ada pada detail kerja sama tersebut: pengembangan baterai, bukan pengembangan motor merk BYD. TAILG menggunakan teknologi baterai BYD untuk meningkatkan siklus hidup dan keamanan produk mereka, termasuk sepeda listrik, motor listrik, dan becak listrik.
Namun, peran BYD di sektor roda dua sebenarnya bukan sebagai pemain utama (pembuat motor), melainkan sebagai pemasok komponen inti: baterai.
Data industri dari China mengungkap fakta menarik. Pada Desember 2024, BYD justru meresmikan kemitraan strategis dengan TAILG, raksasa roda dua asal China yang memproduksi 15 juta unit kendaraan per tahun dan memiliki jaringan di 30.000 toko di 90 negara.
Dalam kerja sama ini, TAILG menjadi produsen roda dua pertama yang bermitra dengan BYD.
Kuncinya ada pada detail kerja sama tersebut: pengembangan baterai, bukan pengembangan motor merk BYD. TAILG menggunakan teknologi baterai BYD untuk meningkatkan siklus hidup dan keamanan produk mereka, termasuk sepeda listrik, motor listrik, dan becak listrik.
(dan)
Lihat Juga :