Bukan Sekadar Mobil Listrik: Siasat Lepas Mengawinkan Desain Macan Tutul dengan Takhta Fashion
Senin, 09 Februari 2026 - 13:13 WIB
Fokus pada desain ini menunjukkan bahwa Lepas mengincar konsumen yang memandang kendaraan sebagai bagian dari ekspresi diri di tengah ritme hidup kota yang dinamis.
Segmen premium di Indonesia mulai jenuh dengan fitur-fitur teknis yang rumit. Pendekatan Lepas yang mengedepankan peace of mind dan keselarasan desain dipandang sebagai langkah cerdas untuk masuk ke celah konsumen yang lebih mengutamakan kualitas hidup daripada sekadar angka spesifikasi di atas kertas.
Bagi Yosafat Dwi Kurniawan, prinsip otomotif dan fashion kini telah melebur. "Elegansi lahir ketika desain terasa nyaman, fungsional, dan mencerminkan karakter pemakainya," ungkapnya.
Dengan menyatukan teknologi baterai, platform stabil, dan kenyamanan kabin layaknya ruang tunggu kelas satu, Lepas mencoba membuktikan bahwa di tahun 2026, mobil bukan lagi sekadar alat mobilitas, melainkan perpanjangan dari identitas diri yang berkelas.
Segmen premium di Indonesia mulai jenuh dengan fitur-fitur teknis yang rumit. Pendekatan Lepas yang mengedepankan peace of mind dan keselarasan desain dipandang sebagai langkah cerdas untuk masuk ke celah konsumen yang lebih mengutamakan kualitas hidup daripada sekadar angka spesifikasi di atas kertas.
Bagi Yosafat Dwi Kurniawan, prinsip otomotif dan fashion kini telah melebur. "Elegansi lahir ketika desain terasa nyaman, fungsional, dan mencerminkan karakter pemakainya," ungkapnya.
Dengan menyatukan teknologi baterai, platform stabil, dan kenyamanan kabin layaknya ruang tunggu kelas satu, Lepas mencoba membuktikan bahwa di tahun 2026, mobil bukan lagi sekadar alat mobilitas, melainkan perpanjangan dari identitas diri yang berkelas.
(dan)
Lihat Juga :