BAIC Patok Target Penjualan Tumbuh 200 Persen di 2026, Bawa Merek Premium Arcfox

Jum'at, 06 Maret 2026 - 11:57 WIB
Merek ini bukan pemain sembarangan; pengembangannya didukung oleh raksasa teknologi dunia seperti Magna (manufaktur), Huawei (sistem pengisian cepat), Baidu (sistem otonom), Autoliv (sistem keselamatan ADAS), CATL (baterai), dan Bosch.

Produk pembukanya adalah Arcfox T1, Medium Hatchback Electric Vehicle yang akan langsung bertarung melawan nama-nama kuat seperti BYD Dolphin, Wuling Cloud EV, hingga MG4 EV. "BAIC Indonesia juga akan menyuguhkan produk ini dengan harga yang kompetitif," jamin Dhani Yahya.

Tidak berhenti di kelas menengah, BAIC juga akan meluncurkan BAIC X1 (dimensi 3,8 - 4,2 meter) untuk "mengganggu" pasar Wuling Binguo dan BYD Atto 1 di segmen Small hatchback EV.

Ekspansi ini akan terus berlanjut hingga 2027 dengan mendatangkan MPV mewah Arcfox N80 KS (penantang Denza 9 EV dan Alphard Hybrid) serta SUV Arcfox T5.

Ekspansi Diler dan Jaminan Purna Jual

Menjual mobil, apalagi merek pendatang baru, tentu butuh jaringan layanan perbaikan (service) dan suku cadang (sparepart) yang meyakinkan.

BAIC menargetkan penambahan diler dari enam yang ada saat ini di Jabodetabek menjadi 28 diler berskala nasional pada akhir 2026.

Untuk memanjakan konsumen, mereka memberikan garansi kendaraan hingga 5 tahun, gratis biaya servis dan perawatan selama 4 tahun atau 80.000 km, jaminan ketersediaan suku cadang asli hingga 90 persen, serta layanan darurat di jalan (Emergency Roadside Assistance) gratis selama 5 tahun.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!