Perang Timur Tengah Bikin Mobil Hybrid Jadi Pilihan Ekonomis di Eropa

Jum'at, 20 Maret 2026 - 10:30 WIB
Mobil Hybrid Jadi Pilihan Ekonomis di Eropa. Foto/qCNC
BERLIN - Pada Maret 2026, harga minyak dunia mendekati $120 per barel – level tertinggi dalam empat tahun.

Di Bosnia & Herzegovina, harga eceran solar meningkat sebesar 16,7% hanya dalam dua minggu, sementara bensin A95 di Bulgaria naik sebesar 6% hanya dalam satu minggu.



Bagi banyak keluarga, ini bukan lagi sekadar angka di berita, tetapi biaya aktual yang tercermin jelas dalam tagihan bulanan mereka.

Seiring dengan meningkatnya biaya transportasi, cara konsumen Eropa memilih kendaraan mereka juga berubah. Pada Januari 2026, penjualan kendaraan energi baru di pasar utama seperti Jerman, Inggris, Italia, dan Prancis meningkat sebesar 23,1% dari tahun sebelumnya, dengan kendaraan listrik hibrida plug-in (PHEV) mengalami peningkatan tajam sebesar 37,8%.

Model hemat energi secara bertahap bergeser dari "pilihan ramah lingkungan" menjadi "kebutuhan ekonomi yang penting". Di tengah meningkatnya biaya transportasi, nilai teknologi hibrida sedang dievaluasi ulang.

Dalam menghadapi fluktuasi harga bahan bakar, konsumen tidak hanya membutuhkan kendaraan yang hemat bahan bakar, tetapi juga solusi komprehensif yang menyeimbangkan biaya, kepraktisan, dan pengalaman berkendara.

Sistem Super Hibrida (SHS) dari OMODA & JAECOO dikembangkan tepat untuk memenuhi kebutuhan ini.

Pertama dan terpenting adalah efisiensi ekonomi yang jelas. Konsumsi bahan bakar WLTP adalah 6L/100km, sedangkan kenyataannya hanya sekitar 3,1L/100km – termasuk yang terbaik di segmennya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!