Toyota Akui Perang Iran dan AS Hantam Industri Otomotif Jepang

Minggu, 22 Maret 2026 - 10:32 WIB
Toyota Tegaskan Perang Iran dan AS Hantam Industri Otomotif Jepang. Foto/95 Octane
TOKYO - Industri otomotif Jepang kini menghadapi risiko gangguan pasokan bahan baku penting karena konflik yang melibatkan Iran mulai memengaruhi rantai pasokan global, khususnya aluminium.

CEO Toyota, Koji Sato, memperingatkan bahwa situasi ini dapat berdampak besar pada produsen besar Jepang termasuk Toyota, Honda, dan Nissan.



Ketergantungan Tinggi pada Timur Tengah

Menurut Sato, sekitar 70% pasokan aluminium Jepang berasal dari Timur Tengah. Aluminium adalah bahan utama dalam pembuatan komponen otomotif seperti pelek, blok mesin, dan struktur bodi kendaraan.

Jika konflik berlanjut, produsen diperkirakan akan menghadapi masalah pasokan, memaksa mereka untuk mencari sumber alternatif dalam waktu dekat.

Gangguan Jalur Global Penting

Salah satu faktor utama adalah gangguan di Selat Hormuz, jalur pelayaran terpenting di dunia untuk minyak dan bahan baku.

Akibat konflik tersebut:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!