Skoda Susul Mitsubishi Keluar dari China Usai Penjualan Hancur Lebur!
Jum'at, 27 Maret 2026 - 08:45 WIB
Tahun lalu, penjualan EV menguasai 54 persen dari total penjualan mobil baru di Tiongkok.
Berkat insentif masif bagi produsen dan pembeli EV, pemain domestik sukses merebut pangsa pasar sekaligus menumpuk keunggulan teknologi dan biaya.
Persaingan ini memicu perang harga brutal pada 2023, yang bahkan memaksa pembuat mobil bensin mewah sekelas Audi untuk memangkas harga mereka. Keputusan angkat kaki Skoda ini mengikuti jejak Mitsubishi Motors asal Jepang, yang pada Juli lalu mengumumkan penghentian usaha patungannya di Shenyang, Liaoning, mengakhiri operasinya di China setelah lebih dari 40 tahun.
Sebagai kompensasi atas hilangnya pasar China, Skoda kini bermanuver ke Eropa dan India. Secara global, pengiriman Skoda tahun lalu masih mencatatkan pertumbuhan 6,3 persen menjadi 1,01 juta unit.
Pendapatan mereka pun naik 9,1 persen menjadi €27,8 miliar atau setara dengan USD32,1 miliar (Rp545,7 triliun).
Pasar Eropa memimpin dengan peningkatan pengiriman 9,9 persen menjadi 836.200 unit, sementara pabrik Skoda di India sukses mencetak produksi sebanyak 73.816 unit tahun lalu, melonjak luar biasa hingga 125 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Berkat insentif masif bagi produsen dan pembeli EV, pemain domestik sukses merebut pangsa pasar sekaligus menumpuk keunggulan teknologi dan biaya.
Persaingan ini memicu perang harga brutal pada 2023, yang bahkan memaksa pembuat mobil bensin mewah sekelas Audi untuk memangkas harga mereka. Keputusan angkat kaki Skoda ini mengikuti jejak Mitsubishi Motors asal Jepang, yang pada Juli lalu mengumumkan penghentian usaha patungannya di Shenyang, Liaoning, mengakhiri operasinya di China setelah lebih dari 40 tahun.
Sebagai kompensasi atas hilangnya pasar China, Skoda kini bermanuver ke Eropa dan India. Secara global, pengiriman Skoda tahun lalu masih mencatatkan pertumbuhan 6,3 persen menjadi 1,01 juta unit.
Pendapatan mereka pun naik 9,1 persen menjadi €27,8 miliar atau setara dengan USD32,1 miliar (Rp545,7 triliun).
Pasar Eropa memimpin dengan peningkatan pengiriman 9,9 persen menjadi 836.200 unit, sementara pabrik Skoda di India sukses mencetak produksi sebanyak 73.816 unit tahun lalu, melonjak luar biasa hingga 125 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
(dan)
Lihat Juga :