BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon

Selasa, 09 Juni 2026 - 07:31 WIB
Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon. Foto/ Daily
BEIJING - Departemen Pertahanan AS (Pentagon) telah menambahkan beberapa perusahaan kendaraan listrik (EV) China, produsen baterai, dan perusahaan teknologi ke dalam daftar resmi "Perusahaan Militer Tiongkok", termasuk BYD, Nio, dan China Aviation Lithium Battery (CALB).

Daftar tersebut, yang diperbarui berdasarkan Pasal 1260H, juga mencakup beberapa perusahaan besar lainnya seperti Alibaba, Baidu, EVE Energy, Hesai, RoboSense, Unitree, TP-Link, dan WuXi AppTec.



Pencantuman dalam daftar Pentagon tidak secara otomatis memberlakukan sanksi pada perusahaan yang terlibat.

Namun, langkah ini dapat membatasi peluang untuk mendapatkan kontrak pemerintah AS di masa mendatang, selain berpotensi mempersulit untuk berbisnis dengan perusahaan dan lembaga di negara tersebut, terutama di sektor terkait pertahanan, teknologi, dan rantai pasokan strategis.

Perusahaan yang terdaftar juga berhak untuk mengajukan banding agar nama mereka dihapus dari daftar tersebut.

Pentagon Menuduh BYD dan Nio Memiliki Hubungan dengan Badan Pemerintah Tiongkok

Menurut dokumen Departemen Pertahanan AS yang dilihat oleh CarNewsChina, Pentagon menuduh BYD memiliki hubungan langsung dan tidak langsung dengan Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Milik Negara Tiongkok (SASAC) dan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!