BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon

Selasa, 09 Juni 2026 - 07:31 WIB
BYD juga dicap sebagai kontributor konsep "fusi militer-sipil", sebuah kebijakan yang mendorong kerja sama antara sektor sipil dan militer dalam pengembangan teknologi strategis.

Sedangkan untuk Nio, Pentagon menuduh perusahaan tersebut memiliki hubungan dengan SASAC dan MIIT dan juga dikategorikan sebagai kontributor inisiatif "fusi militer-sipil".

Meskipun menghadapi tuduhan ini, kedua perusahaan tersebut sebenarnya memiliki operasi di Amerika Serikat.

BYD pertama kali mengumumkan rencana untuk membangun pabrik bus listrik di Lancaster, California pada tahun 2013 sebelum memulai produksi setahun kemudian. Fasilitas tersebut kemudian diperluas menjadi lebih dari 500.000 kaki persegi.

Nio, dalam laporan ESG 2026-nya, menyatakan bahwa San Jose, California tetap menjadi salah satu pusat penelitian dan pengembangan (R&D) global perusahaan, selain fasilitas lain di Tiongkok, Eropa, Singapura, dan Abu Dhabi.

Selain BYD dan Nio, produsen baterai CALB dan EVE Energy juga termasuk dalam daftar tersebut.

CALB adalah salah satu produsen baterai EV terbesar di Tiongkok dengan pelanggan termasuk Xpeng, Leapmotor, GAC, Mazda, Changan, dan Deepal.

Baru-baru ini, CALB juga memperkenalkan baterai solid-state 60Ah yang dikatakan dikembangkan untuk digunakan dalam robot humanoid dan pesawat eVTOL sebelum berekspansi ke industri otomotif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!