Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:19 WIB

Bagaimana strategi Leapmotor menghadapi mereka?

Di Malaysia, B10 dijual dalam banyak varian. Bermacam tipe trim. Di Indonesia, Indomobil memilih strategi satu varian. Yakni kasta yang paling tinggi.

Kapasitas baterainya yang terbesar: 67,2 kWh. Jarak tempuhnya panjang, tembus 434 km (WLTP).

Mengapa hanya satu? "Berdasarkan studi kami, penentu di pasar Indonesia adalah jarak tempuh. Sehingga pilihan varian dengan baterai terbesarlah yang kemudian kami pilih," jelas Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor. Masuk akal. Konsumen kita benci rasa cemas kehabisan baterai.

Kelebihan B10 yang paling krusial: ia bukan mobil impor utuh (CBU). B10 langsung dirakit di dalam negeri.

Pabriknya sudah siap jalan. Menggunakan fasilitas PT National Assembler (Indomobil Group) di Purwakarta, Jawa Barat.

Meski Indomobil memegang banyak merek, jalur perakitannya tidak dicampur. Pabrik Leapmotor dan AION dipisah.

Tujuannya sangat teknis: menjaga kualitas produk akhir dan agar pabrik bisa fokus. "Jadi PT sama, cuma pabrik yang digunakan oleh AION dan Leapmotor ini nanti tetap beda," tambah Tan Kim Piauw.

Kapasitas produksi pabrik ini bukan main-main. Untuk tahap awal, ditetapkan Job Per Hour (JPH) sebanyak 5 unit. Artinya, setiap satu jam, lahir 5 unit mobil B10.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!