Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:43 WIB
Ia memainkan peran kunci dalam menyelamatkan Nissan dari kebangkrutan pada tahun 1999 melalui program restrukturisasi yang agresif. Namun setelah penangkapannya pada tahun 2018, ia mengatakan aliansi Renault-Nissan kehilangan arah dan perusahaan menghadapi ketidakstabilan kepemimpinan.

Ghosn dan mantan direktur Nissan, Greg Kelly, sebelumnya membantah semua tuduhan terhadap mereka, dengan mengatakan tindakan hukum tersebut dimotivasi oleh upaya untuk memblokir penggabungan penuh antara Nissan dan Renault.

Meskipun beberapa pemegang saham menginginkannya kembali, banyak analis mengatakan Nissan perlu fokus pada kepemimpinan baru dan strategi masa depan, daripada bergantung pada orang tua tersebut.

Ketika ditanya langkah apa yang akan diambilnya jika diberi kesempatan untuk menyelamatkan Nissan lagi, Ghosn hanya mengatakan bahwa ia tidak akan menyampaikan rencana apa pun sebelum mendiagnosis masalah sebenarnya perusahaan.

Pada saat yang sama, Nissan terus menghadapi tekanan untuk memperkuat posisinya di industri otomotif global, khususnya dalam pengembangan kendaraan listrik dan upaya untuk memulihkan kinerja keuangan perusahaan
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!